Search results for: “label/Uang”

  • Cara Daftar FB Pro, Facebook Mode Profesional untuk Menghasilkan Uang

    Facebook Professional atau FB Pro merupakan mode profesional yang memungkinkan penggunanya mendapatkan uang dari perusahaan induknya, Meta.
    Ilustrasi: Cara Daftar FB Pro, Facebook Mode Profesional untuk Menghasilkan Uang
    SAFAHAD TechnologyFacebook Professional atau FB Pro merupakan mode profesional yang memungkinkan penggunanya mendapatkan uang dari perusahaan induknya, Meta.

    Mengaktifkan Mode Profesional memungkinkan pengguna untuk membangun eksistensi publik sebagai pembuat konten dan tetap menjaga hubungan pribadi dengan teman dan keluarga.

    Fitur ini dapat membantu Anda membangun pengikut publik sekaligus mengembangkan komunitas global tanpa memisahkan diri dari profil utama.

    Tentang Facebook Pro

    Dilansir dari laman Facebook, Profil utama yang ditampilkan adalah profil yang dibuat saat Anda mendaftarkan akun Facebook.




    Profil ini mengidentifikasi Anda sebagai pengguna jejaring sosial Facebook dan merupakan tempat untuk berbagi informasi tentang diri Anda dengan teman dan keluarga.

    Dalam mode profesional, “teman” Ini diterjemahkan menjadi “Pengikut” dan banyak peningkatan fitur profesional termasuk menghasilkan uang atau monetisasi.

    Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia di Halaman atau Pages, sehingga pembuat konten harus mengelola Halaman publik secara terpisah dari profil. Artinya pengguna FB Pro bisa menjadi pembuat konten tanpa membuat Halaman Facebook/Page.

    Lalu bagaimana cara mendapatkan mode Facebook Professional atau FB Pro?

    Selanjutnya, Cara Mengaktifkan FB Pro

    Cara Mengaktifkan FB Pro

    Dilansir dari laman Facebook, Facebook Pro dapat diaktifkan melalui aplikasi di ponsel cerdas atau situs web Anda. Berikut cara mengaktifkan mode profesional:

  • Buka profil Facebook
  • Tepat di bawah header profil, klik atau ketuk simbol tiga garis di sisi kanan atas
  • Klik menu “Aktifkan mode profesional”
  • Untuk mengonfirmasi, klik “Aktifkan”
  • Ikuti instruksi hingga selesai dan berhasil memasang mode profesional.
  • Setelah mengaktifkan FB Pro, pengguna akan merasakan sejumlah perubahan fitur yang menunjang kerja para pembuat konten/kreator konten. Beberapa perubahan fitur yang dimaksud adalah:

  • Dasbor profesional: Kelola fitur profesional untuk profil dan dapatkan insight tentang pengikut, jangkauan postingan, dan interaksi postingan pengguna
  • Undang teman untuk mengikuti: Pengikut di Facebook dapat mengundang teman-temannya untuk mengikuti profil pengguna agar jangkauan dan pemirsa semakin luas
  • Komposer unggahan: Pilih siapa pemirsa yang dapat melihat unggahan pengguna, seperti fitur Teman atau Publik
  • Dukungan kreator: Jika memenuhi syarat, pengguna dapat memperoleh bantuan dukungan Facebook
  • Mudah ditemukan: Facebook dapat merekomendasikan konten atau merekomendasikan agar orang-orang mengikuti profil pengguna.
  • Cara Menghasilkan Uang melalui FB Pro

    Pengguna dapat menggunakan akun Facebook mereka untuk mendapatkan uang di Meta/Facebook jika mereka memenuhi persyaratan kelayakan. Harap diperhatikan bahwa hanya pengguna Facebook berusia 18 tahun ke atas yang memenuhi syarat untuk melakukan monetisasi.

    Berikut beberapa cara menghasilkan uang menggunakan FB Pro:

    1. Iklan di Facebook Reels

    Pengguna FB Pro bisa mendapatkan uang dengan menempatkan iklan di Facebook Reels yang dibagikan secara publik untuk menghasilkan uang.

    2. Iklan sela

    Iklan in-stream ads/Iklan sela adalah iklan gambar atau video yang muncul sebelum, selama, atau setelah video. Pengguna bisa mendapatkan uang dengan memasang iklan sebelum, selama, atau sesudah dari video durasi panjang dan pendek di Facebook yang memenuhi syarat.

    3. Langganan

    Pengguna dapat memonetisasi konten yang mereka bagikan dengan pemirsa atau penggemar, memperoleh pendapatan dari Meta. Cara ini memungkinkan Anda membangun hubungan lebih dalam dengan pengguna Facebook lain dan menjadi pengikut.

    Selanjutnya, Cara Mematikan Mode Profesional

Cara Mematikan Mode Profesional

Jika pengguna tidak ingin menggunakan Mode Profesional, mereka dapat menonaktifkan atau mematikan melalui aplikasi atau situs web. Tak perlu khawatir, Pengguna yang menonaktifkan FB Pro tidak akan kehilangan teman, pengikut, dan konten yang diposting di profil mereka.

Namun, konten atau wawasan audiens tidak akan tersedia lagi, pengguna kehilangan akses ke fitur keamanan yang ditingkatkan. Jika memenuhi syarat untuk monetisasi, pengguna juga akan menerima pembayaran atau bonus yang tertunda. Berikut cara menonaktifkan mode profesional:

  • Buka profil di Facebook
  • Di bawah header profil, klik atau ketuk simbol titik tiga di kanan atas
  • Klik “Matikan mode profesional” dan selesaikan langkah-langkahnya.
  • Jika pengguna ingin mengaktifkan kembali mode profesional, Pengguna dapat kembali ke mode profesional dengan mengikuti langkah-langkah aktivasi FB Pro yang sudah dijelaskan.

  • Apa itu Crypto? Mata Uang Digital Alternatif Investasi

    Di zaman yang sudah canggih ini, banyak dari kalian yang sering mendegar kata-kata Crypto? Hmm kira-kira apa itu crypto ya? Crypto atau lebih dikenal Cryptocurrency merupakan mata uang virtual yang dijamin oleh cryptography.
    Sumber Foto: 1maksim1 Via Shutterstock
    SAFAHAD Technology – Di zaman yang sudah canggih ini, banyak dari kalian yang sering mendegar kata-kata Crypto? Hmm kira-kira apa itu crypto ya? Crypto atau lebih dikenal Cryptocurrency merupakan mata uang virtual yang dijamin oleh cryptography.

    Sejak tahun 2013, cryptocurrency mulai mendapat perhatian dari masyarakat dunia. Beberapa media mulai memberitakan mata uang digital ini. Namun, kehadiran cryptocurrency menimbulkan pro dan kontra.

    Pada Februari 2020, sebanyak 10 negara masyarakatnya memiliki uang kripto dalam jumlah banyak. Nigeria menduduki posisi dengan persentase 34 persen diikuti dengan Vietnam dan Filipina dengan persentase sebesar 21 persen dan 20 persen.

    Lantas, sebenarnya apa itu crypto dan mengapa banyak digemari oleh masyarakat? Lalu bagaimana cara kerjanya? Simak penjelasan Qoala berikut ini yang akan mengupas tuntas terkait Cryptocurrency.

    Pengertian Apa Itu Crypto

    Secara sederhana, Crypto dapat dikatakan sebagai uang digital. Lebih lengkapnya, Crypto atau Cryptocurrency adalah sebuah mata uang digital yang telah dijamin oleh cryptography. Sehingga mata uang digital ini menjadi hampir tidak mungkin dipalsukan.




    Kata “cryptocurrency” sendiri berasal dari gabungan dua kata, yaitu “cryptography” yang mempunyai arti kode rahasia, dan “currency” yang berarti mata uang. Konsep kriptografi sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Perang Dunia II. Saat itu, Jerman memakai kriptografi guna mengirimkan kode-kode rahasia agar tidak mudah terbaca oleh pihak lawan.

    Berbeda halnya dengan mata uang konvensional yang sifatnya terpusat, mata uang crypto justru bersifat desentralisasi. Tidak ada pihak yang hadir dan berperan sebagai perantara dalam suatu transaksi. Pembayaran dengan mata uang digital berlangsung dari pengirim ke penerima atau peer-to-peer.

    Akan tetapi, seluruh transaksi yang dilakukan tersebut tetap dicatat dan dipantau dalam sistem jaringan cryptocurrency. Tugas dari penambang cryptocurrency adalah mencatat transaksi ini dan memperoleh komisi berupa uang digital yang bisa dipakai.

    Selanjutnya, Perkembangan Cryptocurrency di Indonesia

    Perkembangan Cryptocurrency di Indonesia

    Jadi sudah sedikit terjawab ya apa itu crypto yang ditanyakan di awal. Konsep awal mata uang kripto mulanya muncul pada tahun 1980-an, merujuk pada Moneycrashers. Saat itu, seorang ilmuwan komputer dan matematikawan Amerika bernama David Chaum menemukan algoritma khusus yang kemudian menjadi dasar dari enkripsi website modern dan transfer mata uang elektronik saat ini.

    David Chaum kemudian mengembangkan penemuannya hingga periode tahun 1990-an dan melahirkan mata uang digital yang bernama DigiCash. Akan tetapi, inovasinya ini gagal berkembang. Meski demikian, penemuan David ini memiliki peran penting dalam pengembangan mata uang kripto selanjutnya.

    Belasan tahun kemudian, seorang insinyur perangkat lunak andal bernama Wei Dai menciptakan b-money. Melansir The Balance, B-money memiliki konsep dan sistem yang lebih modern dan kompleks dari DigiCash. Tetapi, b-money gagal berkembang dan tidak pernah berkesempatan digunakan sebagai alat tukar.

    Memasuki akhir tahun 90-an dan awal 2000-an muncullah perantara keuangan digital yang konvensional dan terkenal sampai saat ini, yaitu PayPal. PayPal sendiri didirikan oleh Elon Musk dan menjadi bukti pembayaran berbagai transaksi online.

    Tak berhenti sampai situ, perkembangan mata uang kripto mulai mencapai titik terang pada 2008. Di tahun itu, Satoshi Nakamoto menerbitkan buku berjudul ‘Bitcoin – A Peer to Peer Electronic Cash System’, mengutip Forbes.

    Isi buku tersebut juga diposting oleh Satoshi ke milis diskusi kriptografi. Setahun kemudian, Satoshi merilis perdana mata uang kripto bernama Bitcoin ke publik. Perilisan ini mendapat dukungan dari pelaku kriptografi. Pada tahun 2010, mulai bermunculan mata uang kripto lainnya. Pertukaran Bitcoin perdana juga terjadi di tahun yang sama.

    Sejak tahun 2010, harga mata uang kripto mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini yang membuat banyak orang menambang mata uang kripto yang beredar dalam jumlah terbatas. Namun harganya mengalami penurunan pada beberapa tahun terakhir akibat regulasi pemerintah dan perlindungan hukum. Di Indonesia sendiri, uang kripto masih dianggap bukan sebagai alat pembayaran atau transaksi yang sah.

    Selanjutnya, Dasar Hukum Mengenai Crypto atau Mata Uang Digital

    Dasar Hukum Mengenai Crypto atau Mata Uang Digital

    Dalam Penjelasan Pasal 34 huruf a Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran (“Peraturan BI 18/2016”) dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan virtual currency adalah uang digital yang diterbitkan oleh pihak selain otoritas moneter yang diperoleh dengan cara mining, pembelian, atau transfer pemberian (reward) antara lain Bitcoin, BlackCoin, Dash, Dogecoin, Litecoin, Namecoin, Nxt, Peercoin, Primecoin, Ripple, dan Ven. Tidak termasuk dalam pengertian virtual currency adalah uang elektronik.

    Kemudian, pengertian uang menurut Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang (“UU Mata Uang”) adalah alat pembayaran yang sah. Sedangkan yang dimaksud dengan mata uang adalah uang yang dikeluarkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selanjutnya disebut Rupiah.[1]

    Jika dilihat dari definisi uang di atas, dapat diartikan bahwa uang adalah suatu alat pembayaran dan ketika uang diterbitkan oleh pemerintah atau otoritas yang berwenang, maka merupakan mata uang. Mata uang yang diakui di Indonesia menurut UU Mata Uang adalah rupiah.

    Terkait dengan uang digital ini, Bank Indonesia dalam Siaran Pers Pernyataan Bank Indonesia Terkait Bitcoin dan Virtual Currency Lainnya menyatakan:

    No: 16/ 6 /DKom

    Memperhatikan Undang-undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang serta UU No. 23 Tahun 1999 yang kemudian diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2009, Bank Indonesia menyatakan bahwa Bitcoin dan virtual currency lainnya bukan merupakan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia.

    Masyarakat dihimbau untuk berhati-hati terhadap Bitcoin dan virtual currency lainnya. Segala risiko terkait kepemilikan/penggunaan Bitcoin ditanggung sendiri oleh pemilik/pengguna Bitcoin dan virtual currency lainnya.

    Aset kripto diatur dalam Peraturan Kepala Bappebti Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka. Peraturan tersebut menjelaskan aset kripto adalah komoditas tidak berwujud yang berbentuk aset digital yang menggunakan kriptografi, jaringan peer-to-peer, dan buku besar yang terdistribusi untuk mengatur penciptaan unit baru, memverifikasi transaksi, dan mengamankan transaksi tanpa campur tangan pihak lain.


    Selanjutnya, Fungsi Cryptocurrency


    Fungsi Cryptocurrency

    Seperti yang diketahui, nama cryptocurrency mulai populer di kalangan masyarakat dunia. Ada beberapa aspek yang menjadikan uang digital ini digandrungi masyarakat, antara lain terletak pada fungsinya, yakni:

    1. Crypto Sebagai Alat Transaksi

    Saat ini, ada banyak toko yang mulai memberlakukan cryptocurrency sebagai alat pembayarannya, termasuk dua perusahaan ternama seperti Overstock dan Newegg. Tak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan cryptocurrency di banyak restoran, hotel, penerbangan, aplikasi, dan bar. Bahkan, dikutip dari Cointelegraph, ada perguruan tinggi yang juga sudah memberlakukan cryptocurrency. Namun, kebanyakan perusahaan tersebut baru menerima Bitcoin.

    2. Fungsi Cryptocurrency untuk Investasi

    Fungsi cryptocurrency selanjutnya adalah investasi. Awal mula cryptocurrency populer, harganya terus meningkat tajam. Tak heran banyak orang yang ‘mendadak kaya’ setelah investasi melalui cryptocurrency.

    Prinsipnya kurang lebih sama dengan prinsip ekonomi, yaitu harga akan naik ketika ada banyak permintaan. Jadi semakin banyak orang melakukan investasi dengan cryptocurrency, maka harganya juga akan semakin naik. Namun, belakangan kenaikan harga mata uang digital tersebut tidak sesignifikan beberapa tahun silam. Investasi dengan cryptocurrency juga termasuk dalam kategori high risk.

    3. Mining

    Dan fungsi yang terakhir adalah mining atau pertambangan yang dianggap hal penting dalam cryptocurrency. Pada dasarnya, pengguna harus memecahkan teka-teki cryptography yang rumit untuk mengonfirmasi transaksi dan mencatatnya dalam blockchain.

    Teka-teki ini bisa dipecahkan dengan cara mining. Semakin besar daya komputasi pengguna, maka semakin besar pula peluang mereka untuk memecahkannya. Jika berhasil memecahkan teka-teki tersebut, maka akan menerima hadiah sebagai biaya transaksi.

    Selanjutnya, Jenis-jenis Cryptocurrency

    Jenis-jenis Cryptocurrency

    Meski crpytocurrency sudah dikembangkan sejak tahun 1990-an, namun baru sekitar 10 tahun terakhir dikenal masyarakat global. Beberapa jenis cryptocurrency yang sering digunakan antara lain Litecoin, Ethereum, Monero, Ripple, dan tentu saja Bitcoin. Saat ini ada lebih dari 1.000 cryptocurrency yang beredar di seluruh dunia. Berikut penjelasan lebih detail terkait jenis cryptocurrency dan apa itu crypto yang banyak beredar di masyarakat.

    1. Bitcoin

    Bitcoin merupakan sebuah mata uang baru atau uang digital yang diciptakan pada 2009 lalu oleh seseorang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto. Bitcoin umumnya digunakan dalam transaksi di internet tanpa menggunakan perantara alias tidak menggunakan jasa bank.

    Bitcoin sendiri menggunakan sistem peer to peer (P2P) dalam proses transaksinya. Hanya saja, sistemnya bekerja tanpa penyimpanan atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut Bitcoin sebagai sebuah mata uang yang terdesentralisasi.

    Tidak seperti mata uang lain pada umumnya, Bitcoin tidak bergantung pada satu penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi.

    2. Litecoin

    Setelah muncul Bitcoin, muncullah Litecoin yang bisa menjadi pilihan investasi cryptocurrency selain Bitcoin. Sederhananya, Litecoin adalah modifikasi dari kode Bitcoin yang sudah ada lebih dulu. Memiliki kode LTC, mata uang kripto ini diciptakan Charlie Lee, lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT), pada 2011.

    Jenis cryptocurrency yang hadir pada 2011 sebagai mata uang digital peer-to-peer (P2P) yang menghasilkan blok baru (yang membentuk blockchain) dengan kecepatan lebih cepat. Oleh karena itu, Litecoin memungkinkan penggunanya untuk melakukan transaksi dengan lebih cepat tanpa memerlukan sistem komputasi yang powerful.

    3. Dogecoin

    3. Dogecoin

    Dogecoin merupakan mata uang kripto, sama seperti Bitcoin atau Litecoin. Meski begitu, Dogecoin menjadi mata uang kripto yang berbeda dari kedua koin yang populer ini. Mulanya, Dogecoin dibuat sebagai lelucon di internet untuk penggemar crypto, dan mengambil namanya dari meme yang pernah populer. Terlepas dari kisah asalnya yang tidak biasa ini, popularitasnya meledak di tahun 2021, Dogecoin telah menjadi mata uang kripto terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Tidak seperti layaknya Bitcoin yang telah menetapkan 21 juta sebagai jumlah batas pada mata uang digital, Dogecoin memiliki 129 miliar koin yang beredar dan akan terus membuat blok koin baru yang tersedia untuk ditambang setiap tahunnya. Itulah bagian dari salah satu alasan mengapa saat ini Dogecoin lebih dihargai sekitar tiga sen dan bitcoin bernilai sekitar US$62.000.

    Meskipun cryptocurrency makin diterima sebagai mata uang untuk dapat membeli barang, Dogecoin tidak banyak digunakan di dunia nyata. Karena Dogecoin memiliki beberapa pasar khusus, misalnya bisa menggunakan Dogecoin untuk memberi tip kepada musisi online.

    4. BitcoinCash

    BitcoinCash diluncurkan sejak Agustus 2017, tetapi saat ini sudah menjadi lima cryptocurrency terbaik. Jenis ini diluncurkan karena adanya sekelompok pengguna Bitcoin tidak setuju dengan beberapa aturan yang berlaku. Sehingga, mereka memisahkan diri dan membentuk mata uang digital sendiri yang bernama BitcoinCash. Kelompok ini juga melakukan beberapa improvisasi yang menurut mereka lebih baik dari cryptocurrency pertama tersebut.

    5. Feathercoin

    Feathercoin adalah jenis cryptocurrency yang bersifat open source. Jenis ini dibuat oleh Peter Bushnell, seorang IT officer di Brasenose College, Ofxord Univesity pada April 2013. Feathercoin memiliki kesamaan dengan Litecoin dan berada di bawah lisensi MIT/X11.

    Sumber: https://www.qoala.app/id/blog/manajemen-aset/apa-itu-crypto/

  • Cara Terbaru Hasilkan Uang dari Google, Bisa Dilakukan Dimana Aja Loh!!!

    SAFAHAD Technology - Menghasilkan uang dari internet itu bukan bualan semata. Banyak orang yang sudah mengantongi ratusan juta rupiah dari internet.
    ilustrasi Cara Terbaru Hasilkan Uang dari Google, Bisa Dilakukan Dimana Aja Loh!!!
    SAFAHAD Technology – Menghasilkan uang dari internet itu bukan bualan semata. Banyak orang yang sudah mengantongi ratusan juta rupiah dari internet. Memangnya, bagaimana sih cara mendapatkan uang dari Google?

    Dilansir dari berbagai sumber, dalam artikel ini, kami akan membocorkan beberapa cara menghasilkan uang dari Google yang paling ampuh. Yuk simak caranya sampai tuntas!. Ada beberapa cara untuk mendapatkan uang dari Google, yang bersumber dari:

    1. Mendapat Penghasilan Iklan dari Google AdSense

    2. Mengiklankan Produk Lewat Google Ads

    3. Menarik Pelanggan dari Mesin Pencari Google

    4. Mendapat Penghasilan dari YouTube

    5. Menampilkan Bisnis di Google My Business

    6. Menjual Aplikasi di Google Play Store
    7. Menampilkan Bisnis di Google Maps

    Siap Mendapatkan Uang dari Google? Berikut 7 Cara Mendapatkan Uang dari Google

    Di bawah ini, kami akan bahas tujuh cara meraup keuntungan dari Google serta kelebihan dan kekurangannya. Berikut adalah beberapa cara menghasilkan uang dari Google yang bisa Anda coba:




    1. Mendapat Penghasilan Iklan dari Google AdSense

    Google AdSense merupakan salah satu layanan pemasangan iklan dari Google yang dapat membantu Anda menjalankan cara menghasilkan uang dari Google. Layanan ini menggunakan space di website Anda untuk menampilkan iklan. Penyedia iklan akan menawar space tersebut.

    Semua iklan yang tampil di website Anda akan menyesuaikan audiens dan niche website. Maka dari itu, Anda tak perlu khawatir iklan-iklan aneh yang muncul di website.

    Cara mendapatkan uang dari Google AdSense sebetulnya sangatlah mudah. Anda tinggal mengisi formulir yang untuk mendaftar ke Google AdSense. Di sana akan ada kolom isian alamat website serta email yang bisa dihubungi.

    Kemudian, pihak Google akan mereview website yang Anda miliki. Asal memenuhi semua persyaratan, seharusnya kabar baik menanti Anda dalam waktu seminggu.

    Selanjutnya, Kelebihan Google AdSense

    Kelebihan Google AdSense:

    • Anda bisa mendapatkan uang ketika iklan diklik pengunjung.
    • Iklan dengan harga tertinggi lah yang akan ditampilkan.
    • Anda bisa memilih tampilan iklan yang ingin ditampilkan.
    • Tampilan iklan responsif dalam berbagai gadget dan layar.
    • Terdapat statistik untuk menilai performa iklan.

    Kekurangan Google AdSense:

    • Anda perlu memiliki trafik berjumlah besar untuk mendapatkan pendapatan signifikan.
    • Pendapatan otomatis berhenti ketika Anda kehilangan iklan atau trafik.
    • Anda bisa dengan mudah dipenalti Google ketika tak sengaja mengklik iklan.

    2. Mengiklankan Produk Lewat Google Ads

    Google Ads memberikan Anda opsi untuk menampilkan bisnis Anda di hasil pencarian teratas. Hal ini tentunya sangat menguntungkan.

    Alih-alih memulai kehadiran online dari nol, sistem ini bisa mempermudah langkah Anda membangun reputasi online. Anda bisa baca lebih banyak soal iklan pencarian di tutorial AdWords.

    Anda hanya perlu membayar sejumlah orang yang mengklik iklan Anda. Dengan kata lain, Google Ads menerapkan sistem Pay-Per-Click atau PPC. Anda boleh bayangkan sistem iklan Google Ads ini seperti iklan selebaran pinggir jalan, tetapi berada di medium online.

    Namun, alih-alih membayar untuk semua ‘pamphlet yang dicetak’, Anda hanya mengeluarkan kocek sejumlah ‘pamphlet yang diminta calon pelanggan’.

    Selanjutnya, Kelebihan Google Ads:

    Kelebihan Google Ads:

    • Promosi yang mudah dan efektif bagi bisnis.
    • Memakai sistem PPC; membuat Anda hanya perlu bayar sesuai dengan seberapa banyak orang yang mengklik website bisnis yang dimiliki.
    • Fitur lengkap untuk memanajemen iklan dari satu tempat.
    • Dilengkapi berbagai resources dan informasi untuk mendukung kampanye iklan yang dibuat.

    Kekurangan Google Ads:

    • Kurang cocok untuk seseorang yang tidak memiliki bisnis pribadi.
    • Untuk dapat menggunakan Google Ads, Anda perlu mengeluarkan modal terlebih dulu.

    3. Menarik Pelanggan dari Mesin Pencari Google

    Search Engine Optimization atau SEO lebih dikenal sebagai cara untuk mendulang trafik organik ke sebuah website. Cara ini kerap dipakai pemilik website dan blogger untuk menjadikan situsnya tampil di halaman pertama hasil pencarian Google.

    Anda bisa memanfaatkan skill SEO yang Anda miliki untuk mendapatkan uang dari Google. Setidaknya ada dua macam hal yang bisa dilakukan. Pertama, menggunakan keterampilan untuk mendulang penghasilan sendiri. Atau kedua, menawarkan keterampilan tersebut untuk orang lain.

    Untuk cara pertama, Anda bisa membuat banyak website dengan berbagai niche. Kemudian Anda bisa mengoptimasinya dan memasangkan AdSense di website tersebut. Dari cara mendapatkan uang dari Google ini Anda bisa mengantongi keuntungan.

    Kalaupun Anda bisa bosan, website yang dibuat pun bisa dijual secara online. Lalu untuk cara kedua, Anda bisa membuka jasa konsultasi SEO atau bekerja di agensi sebagai SEO specialist.

    Selanjutnya, Kelebihan Organic Google:

    Kelebihan Organic Google:

    Kemampuan optimasi SEO banyak diminati dan bisa dibayar mahal. Sekali berhasil, Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan. Kesempatan monetasi untuk keterampilan SEO begitu luas dan beragam. Misalnya seperti, jasa konsultasi, flipping, monetasi website, toko online, dsb.

    Kekurangan Organic Google:

    Butuh waktu yang tidak sebentar untuk dapat menguasai SEO. Algoritma SEO Google selalu berubah ─ Anda perlu selalu update dengan perkembangan terbaru.

    4. Mendapat Penghasilan dari YouTube

    YouTube sangat diminati oleh masyarakat Indonesia secara luas. Oleh karena itu, kesempatan Anda untuk mendapatkan uang dari YouTube juga semakin besar.

    Bagaimana caranya? Tentu saja dengan membuat konten berbasis video di platform ini. Anda tinggal tentukan target audiens mana yang ingin disasar. Lalu, Anda bisa menggarap konten secara serius di niche tersebut.

    Selanjutnya, Anda bisa menerapkan cara mendapatkan uang dari Google dengan daftar YouTube AdSense, mengikuti program afiliasi, bekerja sama dengan brand, menjadi pembicara, atau bahkan artis. Contohnya seperti Ria Ricis, Bayu Skak, dan Tasya Farasya yang memulai kesuksesannya lewat YouTube.

    Kelebihan YouTube:

    Kesempatan monetasi yang sangat fleksibel: AdSense, program afiliasi, kerja sama dengan brand, menjadi ambassador, hingga menjadi pembicara di events. Kesempatan untuk berjejaring dengan banyak content creator. Eksposur dan pengaruh lebih luas ke khalayak.

    Kekurangan YouTube:

    Butuh modal besar (waktu dan teknis) untuk menghasilkan video berkualitas. Butuh waktu lama untuk membangun penonton setia. Persaingan content creator YouTube semakin tinggi sulit bagi creator baru untuk menyaingi YouTuber yang sudah eksis lebih dulu.

    Selanjutnya, 5. Menampilkan Bisnis di Google My Business

    5. Menampilkan Bisnis di Google My Business

    Lewat Google Bisnisku atau Google My Business, Anda bisa membuat profil soal bisnis yang Anda jalankan. Anda bisa menambahkan keterangan lengkap soal bisnis. Jadi, Google Bisnisku bisa menjadi tools yang membantu Anda dalam menjalankan cara mendapatkan uang dari Google.

    Mulai dari nama bisnis, jam buka, update menu (jika ada), media sosial dan website, foto, dan review. Semua informasi ini akan Google tampilkan dalam bentuk snippet menarik di sebelah kanan hasil pencarian.

    Cara mendapatkan uang dari Google Bisnisku ini memang takkan bekerja secara langsung. Anda takkan serta merta dapat uang dengan memanfaatkan platform ini.

    Tapi setidaknya, Anda bisa memperbesar peluang dipercayai calon pelanggan. Untuk bisa memaksimalkan kehadiran online Anda, coba baca 10 Tips Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda.

    Kelebihan Google Bisnisku:

    Sangat mudah digunakan dan diatur tampilannya. Mendukung kehadiran bisnis Anda secara online. Terdapat fitur website gratis dan insight lengkap yang bisa digunakan untuk memajukan usaha Anda. Jauh lebih praktis dibandingkan harus membangun reputasi dari organic traffic.

    Kekurangan Google Bisnisku:

    Fitur sangat lengkap mungkin dianggap sedikit rumit oleh pengusaha kecil. Reputasi bisnis bisa memburuk ketika informasi yang disampaikan kurang tepat. Anda dituntut untuk responsif menanggapi review atau pertanyaan pelanggan.

    Selanjutnya, 6. Menjual Aplikasi di Google Play Store

    6. Menjual Aplikasi di Google Play Store

    Cara menghasilkan uang dari Google Play tak lain dan tak bukan adalah lewat aplikasi. Melihat trend saat ini, peluang untuk membuat aplikasi dan menjadikan cara mendapatkan uang dari Google Play Store masih sangatlah besar.

    Untuk itu, jika Anda punya kemampuan mengembangkan aplikasi dan gaes, cara ini jangan sampai dilewatkan. Ada beberapa skema yang bisa dipakai untuk menjalankan cara mendapatkan uang dari Google Play, yaitu:

    MENJUAL APLIKASI – Anda perlu mendesain aplikasi dengan fitur lengkap dan tampilan apik hingga pengguna mau mengeluarkan uang untuk menggunakan aplikasi yang Anda buat.

    In-app purchases – Pengguna aplikasi masih bisa mendapatkan dan menggunakan aplikasi yang dibuat secara gratis. Akan tetapi, Anda bisa menjual berbagai fitur atau elemen tambahan seperti gem, karakter, pakaian, dan sebagainya.

    IN-APP ADVERTISING – Skema ini membebaskan pengguna untuk memakai aplikasi. Namun untuk mendapatkan bonus atau fitur tambahan, pengguna harus rela untuk menonton iklan atau berbagi layar dengan banner iklan.

    SUBSCRIPTION – Pengguna perlu membayar sejumlah biaya untuk dapat menggunakan aplikasi dalam kurun waktu tertentu.

    Selanjutnya, Kelebihan Google Playstore:

    Kelebihan Google Playstore:

    Ada banyak skema monetisasi untuk aplikasi di Google Play: direct sales, in-app purchases, in-app advertising, dan subscription. Pesaing monetisasi di Google Playstore masih belum sebanyak di platform Google lainnya.

    Kekurangan Google Playstore:

    Sangat terbatas untuk developer atau orang dengan kemampuan membuat aplikasi. Butuh waktu cukup lama untuk mengembangkan aplikasi. Butuh waktu dan modal promosi hingga aplikasi bisa mendapatkan audiens.

    7. Menampilkan Bisnis di Google Maps

    Google Maps membuka kesempatan bagi pengguna Google, siapa saja, untuk berkontribusi mengembangkan platform geo-location miliknya. Kontribusi ini diwujudkan dalam bentuk mengisi konten untuk peta itu sendiri.

    Dengan Google Maps, Anda bisa mereview lokasi, menilai lokasi, menambahkan foto lokasi, menjawab pertanyaan tentang sebuah lokasi, dan mengubah informasi yang salah soal lokasi.

    Dari setiap kontribusi di atas, Anda akan mendapatkan poin yang berbeda. Contohnya saja, Anda bisa mendapatkan poin yang lebih tinggi untuk foto dibandingkan dengan mengecek fakta tentang suatu lokasi.

    Nantinya, Anda bisa mendapatkan berbagai insentif berdasarkan poin yang dikumpulkan. Beberapa insentif yang sering diberikan ialah voucher hotel, diskon untuk tiket bus, bonus kapasitas Google Drive hingga 1TB, dan mendapat kesempatan untuk menjajal fitur terbaru dari Google.

    Kelebihan Google Maps:

    – Cara mudah untuk menjajal berbagai fitur baru dan mendapatkan insentif dari Google.
    – Cara kerjanya seperti game di mana Anda mendapatkan poin untuk setiap goals atau kegiatan yang ditetapkan.
    – Ada banyak opsi yang bisa dilakukan untuk mendapatkan poin.
    – Poin yang didapatkan tidak akan hangus (kecuali jika ada kecurangan atau pelanggaran).

    Kekurangan Google Maps:

    – Insentif yang diberikan bukan merupakan uang.
    – Insentif yang diberikan akan berhenti ketika Anda tidak aktif mereview di Google Maps.

    Semoga Anda menemukan satu, dua, atau beberapa cara menghasilkan uang dari Google yang cocok untuk menambah isi dompet Anda. Tapi meskipun Anda bisa cari uang online tanpa membangun website, memiliki website sendiri tetap merupakan pilihan terbaik. Tidak hanya terkait reputasi, namun juga kemudahan dalam mengelolanya sesuai keinginan Anda.[bengkuluekspress]

  • More posts