Search results for: “label/Google AdSense”

  • Mesin Pencarian Neeva Bikinan Eks Karyawan Google, Lebih Cepat dan Ringan

    SAFAHAD Technology - Google adalah mesin pencari yang dominan di dunia saat ini, dan siapa yang tahu berapa lama akan tetap seperti itu.
    Ilustrasi aplikasi pada ponsel pintar atau smartphone
    SAFAHAD TechnologyGoogle adalah mesin pencari yang dominan di dunia saat ini, dan siapa yang tahu berapa lama akan tetap seperti itu. Mesin pencari Google diperkirakan digunakan oleh 90 persen populasi dunia.

    Google, yang memulai bisnis mesin pencari 20 tahun lalu, kini menjadi mesin pencari default untuk semua aplikasi browser lainnya, menurut data yang dirilis minggu lalu oleh The Verge.

    Namun, Google tidak sendirian di dunia mesin pencari. Beberapa kompetitor menawarkan keunikan atau fitur khusus tersendiri, seperti Microsoft Bing yang menawarkan hasil pencarian lebih luas, atau DuckDuckGo yang menawarkan privasi dan keamanan data pengguna.




    Dan pesaing terbaru Google, Neeva, memberi Anda perasaan bahwa Anda mungkin menggunakan mesin telusur yang lebih ringan dan lebih cepat daripada Google.

    Gs.statcounter.com melaporkan hingga Juni 2023, pasar mesin pencari global masih didominasi Google dengan pangsa 92,66 persen.


    Bing saat ini menempati posisi kedua dengan nilai 2,76%.

    Selanjutnya, Menguak Dominasi Google

    Menguak Dominasi Google

    Dominasi 90% lebih Google di pasar mesin pencari bukanlah suatu kebetulan. Salah satu faktor yang memperkuat dominasi Google sebagai mesin pencari yang paling banyak digunakan adalah nama Google yang sangat diingat untuk produk mesin pencarinya.

    Terakhir, ada cara lain Google untuk mempertahankan dominasinya di pasar mesin pencari. The Verge melaporkan bahwa Google membayar Apple dengan biaya tahunan $15 juta untuk menjadi mesin pencari default untuk browser Apple, Safari.

    Selain itu, Google juga membayar sekitar $450 juta per tahun untuk menjadikan browser Mozilla, atau Firefox, sebagai mesin telusur defaultnya. Namun, Samsung dilaporkan mencoba mengakhiri kemitraannya dengan Google pada tahun 2023, tetapi itu tidak terwujud karena Samsung khawatir hal itu dapat berdampak luas bagi perusahaan lain.

    Selain mesin pencarinya, Google juga memiliki Android, sistem operasi terpopuler di dunia untuk perangkat digital, dengan sekitar 78 persen penggunanya di pasar. Google juga memiliki produk browser Chrome. Ini adalah browser yang paling banyak digunakan mencapai 62% pengguna.

    Didirikan oleh dua mantan karyawan Google Sridhar Ramaswamy dan Vivek Raghunathan, Neeva tampaknya akan menantang dominasi Google di pasar mesin pencari.

    Namun, Sridhar yang sebelumnya bekerja di divisi periklanan Google memutuskan untuk meluncurkan Neeva karena Sridhar dan Vivek sedang mengerjakan mesin pencari yang berpusat pada pengguna.

    Halaman Selanjutnya…

    Menurut Sridhar, dikutip The Verge, menyebut Google tidak berkinerja baik sebagai mesin pencari karena hanya menampilkan hasil pencarian teratas berdasarkan iklan dari perusahaan yang membayar Google. Selain itu, Sridhar mengatakan Google mengumpulkan data pengguna untuk mempersonalisasi iklan.

    Cara ini dianggap melanggar privasi pengguna, karena data ini mungkin berasal dari mikrofon, kamera, atau bahkan tempat-tempat yang sering dikunjungi pengguna.

    Dikembangkan selama dua tahun, Neeva didasarkan pada kecerdasan buatan (AI) dan bertujuan untuk memberi pengguna pengalaman terbaik saat menggunakan mesin pencari. Apakah ini akan menjadi penantang nyata bagi Google?

  • Keajaiban Mesin Pencari Google yang Masih Ramai Digunakan

    SAFAHAD Technology - Dalam era digital yang semakin maju, Google telah menjadi raksasa tak terbantahkan dalam dunia internet.
    Alasan Google jadi mesin pencari yang banyak digunakan./ Pixabay @Simon /
    SAFAHAD Technology – Dalam era digital yang semakin maju, Google telah menjadi raksasa tak terbantahkan dalam dunia internet. Mesin pencari ini tidak hanya menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari kita, tetapi juga telah mengubah cara kita mencari informasi, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan digital secara menyeluruh.

    Artikel ini akan mengungkap keajaiban Google, serta mengapa mesin pencari ini terus ramai digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia.

    Melacak Informasi dengan Cepat:
    Salah satu alasan utama popularitas Google adalah kemampuannya untuk melacak informasi dengan cepat. Dengan algoritma canggihnya, Google dapat menemukan jawaban atas pertanyaan kita dalam hitungan detik.




    Dari mencari resep masakan hingga informasi sejarah yang kompleks, Google membantu kita menemukan informasi yang kita butuhkan dengan mudah dan efisien.

    Inovasi yang Terus Berkembang:
    Google terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Selain mesin pencari, Google telah mengembangkan berbagai produk dan layanan seperti Google Maps, Gmail, Google Drive, Google Translate, dan masih banyak lagi. Inovasi ini membantu kita dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk navigasi, komunikasi, dan kolaborasi.

    Peran Google dalam Bisnis:
    Google juga menjadi kekuatan besar dalam dunia bisnis. Dengan Google Ads, platform iklan mereka, perusahaan dapat mempromosikan produk dan jasa mereka secara luas di internet.

    Selanjutnya, Pencarian Berbasis Lokasi

    Ini memberikan peluang bagi bisnis kecil maupun besar untuk menjangkau khalayak yang lebih luas dan meningkatkan visibilitas mereka di pasar digital.

    Pencarian Berbasis Lokasi:
    Fitur pencarian berbasis lokasi Google memungkinkan kita menemukan informasi dan layanan yang berada di sekitar kita. Mulai dari restoran terdekat, toko, hingga tempat-tempat menarik dalam perjalanan kita, Google memberikan kemudahan untuk menemukan apa pun yang kita cari di sekitar lokasi kita.

    Google telah menjadi bagian penting dari kehidupan kita, mengubah cara kita mencari informasi, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan digital secara menyeluruh.

    Dengan kecepatan dan kemudahan akses informasi, inovasi terus berkembang, dan peran Google dalam dunia bisnis, tak heran mesin pencari ini terus ramai digunakan. Mari kita terus menjelajahi dan memanfaatkan keajaiban Google untuk meningkatkan cara kita menjalani kehidupan digital yang lebih baik.[galamedia]

    Cek Produk Google Nest Mini

    Tokopedia Shoope Lazada
    Bukalapak TikTok Shop WhatsApp
  • Cara Pakai Google Bard Pesaing ChatGPT Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

    SAFAHAD Technology - Google akhirnya meluncurkan chatbot AI yang mereka garap, Bard, untuk bisa dijajal oleh masyarakat umum.
    Picture: smh.com.au
    SAFAHAD TechnologyGoogle akhirnya meluncurkan chatbot AI yang mereka garap, Bard, untuk bisa dijajal oleh masyarakat umum. Meski begitu, platform ini masih dalam tahap uji coba.

    Sama dengan platform chatbot berbasis kecerdasan buatan lainnya seperti Microsoft Bing dan ChatGPT OpenAI, pengguna bisa menuliskan pertanyaan atau perintah mereka, untuk kemudian direspon atau dijawab oleh Bard.

    Chatbot Bard pun sudah bisa dicoba di Indonesia. Meski begitu, platform ini belum mendukung Bahasa Indonesia mengingat masih dalam tahap uji coba. Namun, pengguna sudah bisa mulai bertanya ke AI yang satu ini menggunakan bahasa Inggris.

    Cara pakai Google Bard

    Berikut ini langkah-langkah menggunakan platform chatbot AI Bard, yang baru saja dirilis Google ke publik:



    ☑ Buka browser di PC atau desktop maupun ponsel, kemudian masuk ke situs bard.google.com
    ☑ Login menggunakan akun Google untuk mengakses Bard
    ☑ Klik “Try Bard”
    ☑ Saat pertama kali mengakses akan ada laman terkait Terms & Privacy, klik setuju untuk melanjutkan
    ☑ Setelahnya, kamu akan menemukan tampilan chatbot seperti pada umumnya. Masukkan pertanyaan atau perintah yang diinginkan jika ingin memulai percakapan

    Chatbot AI Bard juga memiliki beberapa fitur lainnya, misalnya edit


    perintah atau pertanyaan dan mengekspor jawaban ke Docs atau Gmail melalui ikon tanda panah di bawah respons.

    Selanjutnya, Google Bard Jadi Salah Satu Penantang ChatGPT

    Sementara, dilansir dari Tekno Liputan6.com saat membuka dari browser HP, Google Bard juga memiliki fitur untuk melihat opsi lain dari sebuah jawaban dengan “view other drafts.”

    Google Bard Jadi Salah Satu Penantang ChatGPT

    Google Bard sendiri diumumkan awal tahun 2023 ini, sebagai salah satu chatbot AI yang bergabung dalam barisan penantang ChatGPT.

    “Bard berupaya menggabungkan luasnya pengetahuan di dunia dengan kekuatan, kecerdasan, hingga kreativitas language model kami,” kata CEO Alphabet Sundar Pichai kala itu.

    “Kemampuan itu mengacu pada informasi dari web untuk memberikan respons baru dan berkualitas tinggi,” tulis Sundar menjelaskan soal kemampuan Bard.

    Dengan kemampuan tersebut, Sundar menjelaskan, chatbot AI Bard dapat memberikan beragam tanggapan berdasarkan informasi terkini.

    Meskipun begitu, uji coba Google Bard tidak berjalan semulus yang dikira. Chatbot kecerdasan buatan itu sempat ketahuan memberikan informasi yang kurang tepat. Kesalahan ini bahkan sempat berdampak pada merosotnya saham perusahaan induk Google, Alphabet.

    Selanjutnya, Disebut Bakal Hadir Sebagai Widget di Ponsel Pixel

    Disebut Bakal Hadir Sebagai Widget di Ponsel Pixel

    Melalui gelaran I/O 2023 baru-baru ini, Sundar Pichai lalu mengungkapkan bahwa Bard saat ini mendukung kapabilitas pemrograman dalam rentang yang luas dan makin cerdas dalam penalaran dan dialog matematika.

    Selain itu, saat ini, Google Bard juga sepenuhnya dijalankan di model AI PaLM 2, yang juga baru saja diperkenalkan perusahaan.

    Google Bard AI dikabarkan bakal hadir di ponsel Pixel sebagai widget home screen. Hal ini dilakukan Google untuk memudahkan akses chatbot AI tersebut di smartphone dan tablet.

    Mengutip 9to5Google, Senin (8/6/2023), informasi ini diketahui dari berbagai baris kode dalam dekompilasi file yang menjadi petunjuk kemungkinan fitur barunya di masa depan.

    Kode ini menunjukkan Bard akan hadir di Android dalam waktu dekat, di mana salah satunya adalah Pixel 7a.[liputan6]

  • Cara Lacak Lokasi Seseorang dengan Mudah Lewat WhatsApp dan Google Maps

    SAFAHAD Technology - Ketidakjelasan seseorang terkadang membuat sebagian orang khawatir. Apalagi, jika itu adalah pasangan anda biasanya ingin tahu di mana setiap saat.
    ilustrasi: Cara Lacak Lokasi Seseorang dengan Mudah Lewat WhatsApp dan Google Maps
    SAFAHAD Technology – Ketidakjelasan seseorang terkadang membuat sebagian orang khawatir. Apalagi, jika itu adalah pasangan anda biasanya ingin tahu di mana setiap saat.

    Kini Anda bisa melacak lokasi seseorang menggunakan aplikasi WhatsApp dan Google Maps. Melacak atau mengecek lokasi ini juga berguna bagi anda yang ingin memantau apakah seseorang yang kita ajak ngobrol di WhatsApp aman dan sehat.

    Faktanya, tidak ada cara untuk melacak seseorang melalui WhatsApp tanpa diketahui orang tersebut. Namun tentu saja, jika seseorang yang ingin Anda lacak memberi tahu Anda lokasinya melalui WhatsApp, Anda dapat dengan mudah mengetahui keberadaannya.

    Menurut penelusuran KompasTekno, ada dua cara untuk melacak lokasi seseorang melalui WhatsApp. simak berikut penjelasannya

    Cara lacak seseorang lewat WhatsApp

    Cara melacak lokasi seseorang lewat WhatsApp yang pertama adalah melalui aplikasi WhatsApp itu sendiri, lebih tepatnya fitur berbagi lokasi.




    Ikuti langkah berikut untuk melacak lokasi seseorang melalui WhatsApp menggunakan fitur berbagi lokasi terbaru.

    ☑ Buka WhatsApp dan buka percakapan orang yang kita ingin lacak.
    ☑ Klik tombol lampiran yang berbentuk mirip “penjepit kertas” dan pilih menu “Location”.
    ☑ Klik fitur “Share live location” untuk membagikan lokasi kita ke orang yang ingin kita lacak.
    ☑ Pilih berapa lama fitur pembagian lokasi terkini itu bisa dilihat oleh orang yang ingin kita lacak.
    ☑ Pilihannya mencakup 15 menit, 1 jam, hingga 8 jam. Apabila sudah, klik tombol “Send”.
    ☑ Pastikan orang yang ingin kita lacak juga membagikan lokasi terkininya melalui fitur “Share live location”.
    ☑ Jika sudah sama-sama membagikan lokasi terkininya masing-masing, kita lantas bisa langsung melacak lokasi orang yang kita ajak bicara dengan mengeklik tombol “View live location”.

    Sekali lagi, melacak orang melalui fitur fitur Live Location hanya dimungkinkan jika orang yang ingin Anda lacak berbagi lokasinya dengan Anda.

    Selanjutnya, Melacak pakai Google Maps di WhatsApp

    Melacak pakai Google Maps di WhatsApp

    Selain menggunakan fitur Live Location WhatsApp, pelacakan juga dapat menggunakan fitur Location Sharing Google Maps untuk melacak orang.

    Fitur ini bisa diakses melalui WhatsApp menggunakan tautan lokasi Google Maps yang dibagikan di aplikasi WhatsApp. Cara melacak seseorang di WhatsApp menggunakan tautan Google Maps:

    ☑ Buka aplikasi Google Maps dan klik menu avatar pengguna yang ada di bagian kanan atas aplikasi.
    ☑ Pilih menu “Location sharing”.
    ☑ Klik tombol “Share location”.
    ☑ Tentukan durasi pembagian lokasi yang diinginkan, bisa berdasarkan durasi jam atau ketika kita ketika mematikan fitur tersebut.
    ☑ Jika sudah, klik ikon ” WhatsApp” untuk membagikan link lokasi terkini melalui WhatsApp.
    ☑ Klik tombol “Share” di jendela konfirmasi “Share with a link?”.
    ☑ Selanjutnya, pilih kontak WhatsApp atau orang yang ingin kita lacak.
    ☑ Klik tombol “Send”.

    Seperti pada fitur Live Location WhatsApp sebelumnya, pastikan orang yang ingin Anda lacak mengirimkan link Google Maps kepada Anda dengan cara yang sama seperti langkah di atas.

    Jika mereka mengirimi Anda tautan, Anda dapat segera melacaknya dengan mengklik tautan tersebut. Sebaliknya, jika mereka tidak mengirimkan tautan lokasi Google Maps di WhatsApp kepada anda, anda bahkan tidak dapat melacak keberadaan mereka.

  • Cara Mengatasi Link Google Form Tidak Bisa Dibuka di Android

    SAFAHAD Technology - Google Forms adalah layanan Google yang membantu pengguna membuat polling dan survei online.
    ilustrasi: Cara Mengatasi Link Google Form Tidak Bisa Dibuka Di Android
    SAFAHAD TechnologyGoogle Forms adalah layanan Google yang membantu pengguna membuat polling dan survei online. Beberapa orang menggunakan Google Forms sebagai media ujian atau ujian berbasis online.

    Namun, Anda mungkin mengalami berbagai masalah saat menggunakan layanan ini, seperti link Google Form yang tidak dapat dibuka atau diakses. Jadi, bagaimana Anda menangani tautan Google Forms yang tidak terbuka di HP/ponsel Android?

    1. Bersihkan cache browser Anda

    Jika Anda biasanya menggunakan Google Chrome di ponsel Android, berikut cara menghapus cache Google Chrome.
    ☑ Buka Chrome pada perangkat HP
    ☑ Klik tombol menu titik tiga pada pojok kanan atas
    ☑ Klik menu History
    ☑ Pilih Clear browsing data
    ☑ Pilih Time range: All Time
    ☑ Klik Clear Data




    Cara Bersihkan Cache Google Chrome di iOS

    ☑ Buka Settings pada Chrome di perangkat iOS
    ☑ Klik menu History
    ☑ Klik Clear Browsing Data
    ☑ Konfirmasi pesan notifikasi untuk menghapus semua data dengan klik Clear Browsing Data.

    2. Pastikan Anda masuk dengan akun Google yang benar

    Jika Anda masuk ke akun Google yang salah, pastikan Anda tidak dapat mengakses tautan Google Form. Jadi, terlepas dari apakah akun telah ditambahkan atau belum, pastikan untuk kembali ke pembuat formulir Google Form.

    Anda juga dapat menanyakan apakah tautan bersifat publik atau hanya dapat diakses oleh pengguna tertentu.

    Selanjutnya, 3. Pastikan akses Google Forms masih tersedia

    3. Pastikan akses Google Forms masih tersedia

    Selanjutnya, pastikan link Google Forms masih dapat diakses. Kuesioner atau formulir survei penulis biasanya terbatas waktu. Setelah tanggal kedaluwarsa, orang tidak akan dapat mengisi ulang.

    Jika menurut Anda penting, hubungi orang yang membuat formulir atau orang yang bertanggung jawab membuat Google Form.

    Itulah cara mengatasi tautan Google Form tidak terbuka di smartphone Android.

  • Resmi Masuk Indonesia, Google Play Games Android Kini Bisa Dimainkan Tanpa Emulator di Windows

    SAFAHAD Technology - Google akhirnya memperluas versi beta dari platform game Google Play ke PC Windows. Berkat ini, game seluler Android sekarang dapat dimainkan di PC tanpa emulator.
    Ilustrasi platform Google Play Games versi beta untuk PC sudah bisa di-download di Indonesia (safahad.my.id)
    SAFAHAD TechnologyGoogle akhirnya memperluas versi beta dari platform game Google Play ke PC Windows. Berkat ini, game seluler Android sekarang dapat dimainkan di PC tanpa emulator.
    Gamer di Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, AS, Kanada, Meksiko, dan Brasil kini dapat mengunduh game dari Google Play untuk PC mulai Kamis (3 November 2022).
    Sebelumnya, Google Play Games untuk PC Windows pertama kali diuji coba untuk gamer di Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan Januari lalu. Kini, platform game besutan Google tersebut telah resmi dirilis dalam versi beta di delapan negara.
    Tersedianya game Android di PC Windows menjadi kabar baik bagi para mobile gamers yang ingin memainkan game Google Play di perangkat layar lebar. Karena hingga saat ini pengguna Android harus menggunakan emulator untuk bermain game di laptop Windows mereka.

    Scroll lanjut Membaca


    Dilansir dari SAFAHAD, gamer di Indonesia dapat mengunduh Google Play Game versi beta dari situs resmi play.google.com/googleplaygames atau melalui tautan berikut. Dalam keterangan resmi yang diperoleh melalui Google Play Games untuk PC, gamer Indonesia setidaknya bisa memainkan 25 game populer, di antaranya:
    * Mobile Legends: Bang Bang
    * Summoners War
    * State of Survival: The Joker Collaboration
    * Three Kingdoms Tactic
    * 1945 Air Force
    * Blade Idle
    * Cookie Run: Kingdom
    * Evony: The King’s Return

    Selanjutnya, Spesifikasi minimum PC untuk Google Play Games

    Spesifikasi minimum PC untuk Google Play Games

    Sebelum mengunduh, gamer harus memeriksa Spesifikasi minimum untuk memainkan game Google Play di PC Windows sebagai berikut:
    ✔ OS: Windows 10 (v2004)
    ✔ Penyimpanan: Solid State Drive (SSD) dengan ruang penyimpanan kosong 10 GB
    ✔ Grafis: GPU Intel UHD Graphics 630 atau yang sebanding
    ✔ Prosesor: CPU dengan 4 core
    ✔ Memori: RAM 8 GB
    ✔ Akun admin Windows
    ✔ Virtualisasi hardware harus diaktifkan Google Play Games memungkinkan pengguna PC Windows untuk mencari, mengunduh, dan memainkan game seluler Android di PC Windows mereka.
    Pengguna juga dapat menyinkronkan akun Google Play Game dengan perangkat ponsel cerdas, tablet, Chromebook, laptop, dan PC Windows. Berkat ini, sesi game yang sebelumnya digunakan di ponsel cerdas dan tablet dapat dilanjutkan di Chromebook dan PC dengan akun yang sama.

    Kehadiran game Google Play khusus untuk komputer membawa beberapa keunggulan, seperti kemampuan menampilkan game di layar yang lebih besar, kemudahan penggunaan dengan keyboard dan mouse, serta kegunaan yang fleksibel.
    Mirip dengan game Google Play di Android, pengguna layanan ini dapat mengumpulkan hadiah berupa poin Google Play. Layanan game baru dari Google Play ini berbeda dengan game cloud.
    Ini berarti pengguna masih harus mengunduh game yang ingin mereka mainkan di Chromebook, laptop, dan PC Windows. Google Play Games belum tersedia untuk perangkat PC berbasis macOS.

    Sumber: Safahad